Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Test link

Peserta 'Berani Mati' ke Mars Tinggal 705 Orang

Mars One bakal memilih 4 orang untuk misi eksplorasi ke Mars awal 2024


Kamis, 8 Mei 2014, 08:50
: Ilustrasi astronot Mars One ketika mendarat di Planet Mars
: Ilustrasi astronot Mars One ketika mendarat di Planet Mars (INFO DOT.com)
INFO DOT.com- Peserta misi berani mati berkoloni di Planet Mars makin menyusut. Perusahaan swasta antariksa asal Belanda yang menjalankan misi, Mars One, memangkas sepertiga peserta dari 1058 kandidat perserta kini tinggal 705 peserta. 

Dikabarkan NBC News, Rabu 7 Mei 2014, Mars One mengeliminasi 350 peserta seleksi karena alasan medis dan profil personal. 

Selama menjalani masa seleksi, Mars One menyaratkan kondisi kesehatan prima dalam sebuah pernyataan resmi untuk dapat melaju pada tahap berikutnya.

"Tes medis harus dilakukan pada kehidupan kandidat, karena beberapa dari mereka ditemukan butuh sebuah operasi, sakit dan butuh perhatian medis. Bahkan mereka memiliki bentuk ganas kanker yang tak terdeteksi pada tahap seleksi awal," jelas Kepala Medis Mars One, Norbert Kraft. 

Profil 705 kandidat tersisa memiliki beragam profil. Dari sisi usia, kandidat tersisa itu berusia antara 18 hingga 81 tahun, dengan 313 di antaranya merupakan warga AS. 

Pada seleksi putaran kedua sebelumnya pada akhir 2013, kandidat peserta yang bertahan tercatat 1058 dengan rincian, 586 laki-laki dan 472 perempuan. Dilihat dari asal negara, 297 warga AS, Kanada (75), India (62), Rusia (52) dan sisanya tersebar di seluruh dunia. 

Dari sisi pendidikan, 347 orang jebolan sarjana, 159 master, 29 di antaranya bergelar MD (doktor kesehatan). Sedangkan sebagian besar, 813 orang sudah memiliki pekerjaan dan 164 di antaranya masih menjalani menjalani studi. Sebagian besar pemohon berumur di bawah 36 tahun. 

Mars One direncanakan bakal memilih 4 kandidat terpilih untuk turut dalam misi eksplorasi ke Mars pada awal 2024 mendatang. 

Guna mewujudkan program ke Mars itu, badan antariksa swasta itu menggelontorkan miliaran dolar AS. Meski peluncuran masih lama, tapi banyak penawaran dari media untuk menjadi sponsor. Rencananya, program ini akan dijadikan reality show, mulai dari persiapan para awak sampai mendarat di Planet Merah.